Friday, 11 April 2014

Blood Moon (15 April 2014)

Blood Moon, mungkin judulnya terasa agak sedikit mengganjal dan seram. Apa yang akan terjadi pada tanggal 15 April 2014? Apakah Bulan akan mengeluarkan darah? Ataukah bulan akan terluka sampai beradarah-darah? Hehehe. Sebelum semakin ngaco, kita langsung aja bahas fenomena alam ini. Yap, sebuah kejadian alam akan terjadi dan telah di konfirmasi oleh NASA, bahwa pada tahun 2014 sampai 2015 akan terjadi 4x gerhana. Sebuah fenomena alam menarik akan terjadi pada 14-15 April 2014 malam. Saat itu, akan terjadi gerhana bulan. Sebelum tengah malam, satelit Bumi itu akan berwarna kemerahan. Seperti darah (blood moon).

Pada tahun 2014-2015 dua perayaan suci kaum Yahudi akan terjadi bersamaan dengan empat gerhana bulan berturut”. Pertama, perayaan paskah Yahudi pada 15 April 2014 yaitu gerhana bulan total dengan durasi 3 jam 29 menit, dan perayaan Hari Tabernakel pada 8 Oktober 2014 yang akan bertepatan dengan peristiwa gerhana bulan total berdurasi 3 jam 20 menit. Kemudian, pada tahun 2015, Hari Paskah berlangsung pada 4 April dan perayaan Tabernakel dilangsungkan pada 28 September. Kedua hari ini bertepatan jatuhnya dengan gerhana bulan total juga dengan durasi yang sama. Empat gerhana bulan total berturut-turut inilah yang disebut dengan Tetrad atau juga kita kenal sebagai BloodMoon karena gerhana bulan total akan menyembulkan warna merah darah. Gerhana pertengahan April menjadi yang pertama dari gerhana total dari 4 gerhana bulan berturut-turut. atau'tetrad series of eclipses' tahun 2014. Empat gerhana berturut-turut adalah peristiwa yang cukup langka. Seri tersebut terakhir terjadi pada tahun 2003 dan 2004. Ini hanya akan terjadi tujuh kali lagi di abad ini. 
Sejumlah orang meyakini blood moon itu adalah sebuah pertanda, baik kiamat atau akan datangnya bencana. Menurut ilmuwan, ketika mekanisme di balik gerhana yang kurang dipahami dengan baik, mereka dianggap pertanda kabar buruk, seperti halnya komet. Seperti Komet Elenin yang pernah dianggap planet liar Nibiru, yang akan menabrak dan mengguncang Bumi. Kini Elenin telah mati. "Satu-satunya hal yang terjadi selama gerhana bulan adalah bahwa Bulan menghabiskan beberapa jam melewati bayangan Bumi, hampir tidak ada sesuatu yang harus dikhawatirkan.", "Sebagai pengamat langit yang antusias, saya sedih mengetahui banyak hal-hal indah di langit seperti gerhana bulan, dianggap sebagai pertanda bencana," tambah Geoff Gaherty.
Istilah blood moon amat jarang digunakan di kalangan astronom. Kalaupun menggunakannya, para astronom menggunakannya sebagai sebagai nama alternatif untuk Hunter's Moon, bulan purnama yang mengikuti Harvest Moon, yang biasanya muncul pada akhir Oktober. Hunter's Moon, seperti halnya Harvest Moon, naik perlahan pada malam musim gugur sehingga bersinar melalui lapisan tebal atmosfer Bumi. Warnanya menjadi merah oleh hamburan Rayleight yaitu hamburan elastis dari cahaya atau radiasi elektromagnetik lain oleh partikel lain dan polusi udara.
Namun, sebuah gerhana bulan adalah sesuatu yang sangat berbeda. Itu terjadi saat Bulan melewati bayangan Bumi. Bayangan Bumi terdiri dari dua bagian: sebuah inti gelap disebut "umbra," dan bagian luar yang lebih terang disebut "penumbra. Alih-alih gelap total, bayangan inti biasanya menjadi oranye atau merah oleh cahaya yang melewati cincin atmosfer yang mengelilingi Bumi. Tergantung bagaimana kondisi atmosfer Bumi yang dilewati cahaya Matahari, umbra bisa berwarna dari terang tembaga-merah-hingga hampir hitam total. 
Pada kesempatan yang langka, cahaya mencapai Bulan memiliki warna persis dengan darah , tetapi tidak ada cara untuk memprediksi hal tersebut sebelumnya. Jadi, tidak ada alasan untuk menyebut sebuah gerhana bulan tertentu sebagai blood moon hingga akhirnya ia menunjukkan warnanya. Karena orbit Bulan sedikit miring dibanding jalur matahari di langit, seringkali Bulan lewat di atas atau di bawah bayangan Bumi, sehingga tak terjadi gerhana. Kadang Bulan hanya melewati penumbra dan menghasilkan apa yang disebut gerhana penumbra, di mana bulan hanya sedikit tertutup bayangan Bumi yang bahkan tak disadari perbedaannya oleh para pengamat langit.

Sumber:
http://earthsky.org/space/what-is-a-blood-moon-lunar-eclipses-2014-2015
http://andindinny.blogspot.com/2012/04/blood-moon.html
http://propetik.com/?tag=tetrad-blood-moon


0 comments:

Post a Comment